Berita Terbaru
Jumat, 18 Mei 2012 oleh admin

Jateng Targetkan Proporsi SMK 70% Bagikan

http://www.suaramerdeka.com--SEMARANG-Provinsi Jawa Tengah menargetkan program pendidikan vokasi dapat tercapai dengan perbandingan jumlah SMK dan SMA sebesar 70:30 di tahun 2013. Target tersebut diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di provinsi tersebut. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo saat meninjau stan SMK 3 Pati di ”Expo Produk SMA dan Job Fair SMK’’ di PRPP Jateng, Rabu (16/5). Dia mengatakan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan bekerja keras menggenjot peningkatan mutu pendidikan kejuruan di Jateng. Pendidikan kejuruan atau vokasi diharapkan akan menciptakan lulusan yang siap kerja. ”Sehingga bisa menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Jateng,’’ ungkapnya. Pendidikan kejuruan dijelaskannya memang mengarahkan lulusannya untuk siap dalam dunia kerja. Pasalnya, dalam pendidikannya siswa dibekali keterampilan dengan porsi yang lebih banyak. ”Selain itu juga dituntut untuk kreatif dan inovasi dalam menciptakan teknologi tepat guna,’’ kata dia. Dioptimalkan Oleh karena itu, seluruh aspek dalam pendidikan vokasi terus dioptimalkan. Mulai dari kurikulumnya hingga ke sarana prasarana, dan fasilitas pembelajaran yang dimiliki oleh SMK yang ada di wilayah Jateng. ”Kalau memang ada komponen dalam kurikulum yang usang ya diganti, semua harus terus dievaluasi. Kemudian, sarana dan prasarana pembelajaran di semua jurusan atau program keahlian juga diperbaharui dan dilengkapi,” tutur Bibit.

Selengkapnya... | (0 Komentar)
|  Indeks Berita 

Berita dan Artikel

Sosialisasi PSU sampai Pelosok Desa Bagikan

Rabu, 16 Mei 2012 oleh admin
http://www.suaramerdeka.com---PATI  - Banyak cara yang ditempuh KPU Pati untuk menyosialisasikan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pilkada pada 16 Juni. Tidak cukup dengan sosialisasi secara formal, KPU juga bersiap mengumumkan secara terbuka dengan berkeliling sampai pelosok desa. “Sosialisasi pencoblosan PSU akan kami lakukan sampai ke pelosok desa. PPK yang akan melakukan dengan mobil keliling H-1 pencoblosan,” ujar anggota KPU Pati, Endro Jatmiko, kemarin. Upaya tersebut untuk mengingatkan masyarakat agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilihnya mulai pukul 07.00 hingga 13.00. Selain itu, juga memberikan pemahaman bahwa pencoblosan dilakukan sekali agar sah. “Sosialisasi dalam bentuk seperti itu penting. Justru itu lebih mengena di masyarakat karena mereka mendengarkan langsung,” kata Endro. Di luar itu, sosialisasi dalam bentuk tatap muka dengan sejumlah pihak juga dilakukan KPU. Setidaknya ada dua kali pertemuan di kantor KPU untuk pelaksanaan itu, sedangkan di tiap kecamatan sosialisasi serupa dilakukan sekali.

Selengkapnya... | (1 Komentar)

Penataan Alur Kali Juwana (Rekanan Akan Tambah Dua Ekskavator) Bagikan

Selasa, 15 Mei 2012 oleh admin
Gabus (Suara Muria, Selasa, 15 Mei 2012)--Satu dari dua ponton yang akan dugunakan untuk operasional ekskavator di tengah Kali Juwana bocor, Akibatnya, diperlukan pekrja khusus untuk menguras air dari dlam ponton. Salah seorang petuas lapangan, Parlan (53) mengatakan, jika kebocoran dibiarkan, ponton bisa tenggelam alias tak berfungsi lagi. Padahal sebelum diturunkan ke kali, lanjutnya sudah dicek, termasuk bagian lambung bawah ponton. Karena sudah terlalu lama beroperasi di air , ternyata ponton bocor lagi. Namun operator ekskavator tetap mengoprasiokan alamnya dari atas kali. Diharapkan kebocoran itu bisa segera diatasi.

Selengkapnya... | (0 Komentar)

Enam Cabup Sepakat Surat Suara Bagikan

Senin, 14 Mei 2012 oleh admin
Pati (Suara Muria, Senin, 14 Mei 2012 )--Enam pasangan calon bupati (capbup) dan wakil bupati (cawabup) tidak keberatan atas desain surat suara yang bakal dicetak untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) pilkada, 16 Juni mendatang. Mereka yang hadir sendiri atau diwakili tidak mengoreksi berlebihan sampel surat suara dan langsung menandatangani pernyataan persetujuan atas desain itu, Sabtu (12/5). Desain surat suara PSU tidak jauh berbeda dari format yang digunakan pada pilkada tahun lalu. Namun terjadi pergantian foto dan nama calon nomor urut dua dari Sunarwi-Tejo Pramono menjadi Imam Suroso- Sujoko. Lima calon lainnya, yakni Slamet Warsito-Sri Mulyani (nomor 1), Sri Merditomo-Karsidi (3), Sri Susahid-Hasan (4), Haryanto- Budiyono (5) dan Kartina Sukawati- Supeno (6), baik nama maupun fotonya tidak ada perubahan, demikian juga desain latar belakang foto.

Selengkapnya... | (0 Komentar)

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Bagikan

Rabu, 16 Mei 2012 oleh admin
http://kutak-ketik.blogspot.com/2010/05/sejarah-hari-kebangkitan-nasional-20.html---Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei. Kebangkitan Nasional merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan,  dan kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Negara Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 350 tahun oleh Negara Belanda. Kebangkitan Nasional ditandai dengan 2 peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli. Pada tahun 1912  partai politik pertama Indische Partij berdiri. Ditahun 1912 itu juga berdiri Sarekat Dagang Islam (Solo) yang didirikan oleh Haji Samanhudi mendirikan, KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta serta Dwijo Sewoyo dan kawan-kawan mendirikan Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera di Magelang Jawa Timur. Suwardi Suryoningrat yang tergabung dalam Komite Boemi Poetera, menulis Als ik eens Nederlander was (Seandainya aku orang Belanda), pada tanggal 20 Juli 1913 yang memprotes keras rencana pemerintah  Belanda merayakan 100 tahun kemerdekaannya di Hindia Belanda. Karena tulisan inilah dr. Tjipto Mangunkusumo serta Suwardi Suryoningrat dihukum dan diasingkan ke Banda dan Bangka, tetapi “karena boleh memilih”, keduanya dibuang ke Negeri Belanda. Namun Di sana Suwardi justru belajar ilmu pendidikan dan dr. Tjipto karena sakit dipulangkan ke Indonesia. Tokoh-tokoh sejarah kebangkitan nasional, antara lain: Gunawan, Sutomo, dr. Tjipto Mangunkusumo, dr. Douwes Dekker, Suwardi Suryoningrat (Ki Hajar Dewantara), dan lain-lain. Tanggal 20 Mei 1908, berdirinya Boedi Oetomo, dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Sejarah Singkat Boedi Oetomo Bangsa Indonesia, yang dijajah oleh Belanda, hidup dalam penderitaan dan kebodohan selama ratusan tahun. Bahkan tingkat kecerdasan rakyat, sangat rendah. Hal ini adalah pengaruh sistem kolonialisme yang berusaha untuk “membodohi” dan “membodohkan” bangsa jajahannya.

Selengkapnya... | (0 Komentar)

Makna Kenaikan Tuhan Yesus Bagikan

Rabu, 16 Mei 2012 oleh admin
http://www.reginacaeli.org--Muliady Wijaya-- Masuk dalam Kemuliaan Kalau kita membaca kisah kebangkitan Kristus di dalam Perjanjian Baru, seringkali peristiwa kebangkitan  itu diungkapkan dengan kata “ditinggikan” (lihat misalnya: Yoh 12:32; Kis 2:33; Kis 5:31). Istilah “ditinggikan” itu mau mengungkapkan bahwa melalui kebangkitan itu tubuh Yesus dimuliakan. Itulah sebabnya, saat menampakkan diri kepada Maria Magdalena di dekat kubur, Yesus berkata: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa…” (Yoh 20:17). Lalu, saat murid-murid Yesus sedang berkumpul di suatu tempat dengan pintu-pintu terkunci, tubuh Yesus yang mulia itu dapat menembus pintu sehingga Ia hadir di tengah mereka (Yoh 20:19). Beberapa kali dalam penampakan, murid-murid pun tak dapat langsung mengenali Yesus (kisah Emaus, kisah penangkapan ikan). Namun, dalam peristiwa-peristiwa penampakan dalam kurun waktu empat puluh hari sesudah kebangkitan itu, kemuliaan Yesus masih terselubung dalam sosok tubuh seorang manusia. Baru pada saat kenaikan-Nya ke surga, kemuliaan Yesus itu menjadi lebih nyata. Itu diungkapkan dengan kata “duduk di sebelah kanan Allah”.  Dalam Markus 16: 19, misalnya, dikatakan: “Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.” Dengan “duduk di sisi kanan Allah”, itu berarti kodrat manusiawi Yesus secara sempurna masuk ke dalam kemuliaan ilahi, yang dilambangkan dengan “awan” dan “langit” (Kis 1: 9-10: awan menutup-Nya dari pandangan mereka; ketika mereka sedang menatap ke langit).

Selengkapnya... | (0 Komentar)
Publikasi dan Agenda Kegiatan
Pati Dalam Angka
 
Join di Patikab Social Network
     Masirin: Eko :  
Arief :   Wasis:









Kalendar
Opini Publik
Kebijakan Pemerintah : Download :

Yth. Pemkab Pati, ada 3 hal yg saya ungkapkan berupa gagasan dan satu hal himbauan sbb: 1. Kab. Pati belum punya tempat wisata yg memadai dan dikelola dg serius, padahal pati merupakan daerah pantura yg strategis. Agar para wisatawan tertarik singgah/transit untuk refresh(coollingdown) di pati agar tidak dilewati bgtu sj tanpa kesan, maka perlu wahana wisata yg diposisikan sbg peket wisata pelengkap dari tujuan wisata utama baik dari arah barat maupun timur. Tentunya lokasi jangan terlalu jauh dari jalur pantura.Misalnya dg membuka wahana wisata kota dilengkapi kolam renang-waterboom plus sejarah-budaya&kuliner soto kemiri-religi. Didukung souvenir/oleh2 dari PT Garuda Food. Lokasi utama areal ex tanah bengkok kelurahan kalidoro depan pasar Ya'ik, disambung dengan jalur tembus pendopo-genuk kemiri dan makam waliyulloh sayid syech Abdurrahman Makdum Al-Athos di Kel. Parenggan. Pasar Ya'ik difungsikan sbg area parkir,pedagang, toilet,dan musholla. 2. Sbg daerah yg kondusif dan tenang, aman& nyaman, pati juga cocok sebagai tempat/pusat pendidikan. Jika Kudus punya Universitas Muria Kudus yg semakin pesat, pati mungkin perlu punya Universitas Karesidenan Pati (UNKARES-PATI) untuk mengenang statusnya sbg kota karesidenan, atau mungkin Universitas Pesantenan Pati (UNPAS-PATI). Lokasi Gedung Ex Karesidenan depan SMAN 01 Pati, diperluas ke arah persawahan belakang rumdin karesidenan. 3. Khusus Diknas, mohon menganggarkan untuk bantuan/pembinaan sekolah berprestasi, terutama yg mewakili pemkab pati lomba di tk. propinsi maupun nasional. Selama ini sekolah yg menjadi duta kabupaten justru dihantui oleh predikat juara I karena beban biaya ditanggung sendiri. Go..Pati...Gooo!
(Sat, 19 May 2012 12:09:47-david krcd)

tolong di perjelas berapa biaya pembuatan akte kelahiran yg lebih satu tahun krn selama ini blom ada kepastian biayanya terus bagaimana bagi warga yg miskin apakah ada pelayanan khusus agar bisa mendapatkan akte kelahiran yg kabarnya sangat muahal banget sebelomnya kami ucapakan kepada Bpk Kepala Kandukcapil Pati, oh juga termasuk jaringan SIAK yg ke Kecamatan Dukuhseti kenapa selalu ngadat alias tdk lancar
(Fri, 18 May 2012 18:53:27-sutrisno )

kapan TPAPD bisa kami cairkan kok blom ada kabar yg pasti termasuk penetapan ADD untuk Kecamatan Dukuhseti
(Fri, 18 May 2012 18:45:10-solikhun)

Kirim Komentar dan Saran

Akses Webmail

Statistik Website

Visitors :258682 Org
Hits : 3424943 hits
Month : 7437 Users
Today : 384 Users
Online : 16 Users

Sejarah